Tips Asik Bikin Kamar Tambah Asik .... Asik Asik Asik !


Judul yang bikin enek bukan? Yap, benar saudara-saudara. Judulnya alay banget. Ya ga apa" lah. Gua juga sadar, dan gua sengaja bikin judulnya alay begitu.Alasannya, supaya beda dari yang laen lah, kan udah banyak judul" yang kesannya biasa" aja bertebaran di langit. Misalnya, 'Tips dekorasi kamar', 'tips agar betah di kamar', tips agar kamar makin indah', tips agar kamar makin luas', 'tips agar kamar kamu pindah', 'tips agar kamu ga punya kamar','tips membakar kamar'. Ok, balik lagi.

Sekarang gua akan memberikan sedikit tips dari pengetahuan ga yang banyak *tepok tangan*, supaya kamar lu, lu, lu, lu, lu, gua, end. Eh, ngga lah. Gua mau kasi tips supaya lu lu pada semua ga bosen di kamar, dan betah di kamar. Tidur di kamar, maen di kamar, makan di kamar, mandi di kamar, boker di kamar (*not recommended), dll.

Semua orang pasti pernah ngerasa bosen sama kamar mereka. Ntah ngerasa secara langsung atau tidak, termasuk gua. Gua ga ngerasa langsung rasa bosen terhadap kamar. Terus waktu itu bokap nyuruh buat ngegeser (baca: memindahkan) lemari, ranjang, meja, dan pernak pernik kamar gua, ke... ke mana ya? Bingung. Ya gitu deh. Pokoknya intinya merubah posisi mereka. Mereka itu maksudnya pernak pernik kamar yang telah gua sebutin. Bukan lu dkk. Jangan ngerasa dong. Plis. Gausa ge er geto kaleee. Stop, lanjut lagi.

Singkat cerita, setelah pernak pernik itu dipindahkan, gua ngeras sesuatu yang beda. Rasanya fresh banget. Btw, tau ga? Ga tau kan? Makanya gua kasi tau. Untuk memindahkan semua pernak pernik tsb ga membutuhkan usaha atau tenaga yang keras. Cukup dengan teriak : "mbaaaaak, pindahin meja dll kaya yang dikasi tau papa tadi !". Ga lah, tapi beneran, pembantu gua yang pindahin. Gua masuk ke kamar, dia lagi beres" kamar, lagi nyapu, ngepel. Eh, dia nanya : "mejanya dipindahin ke sini ya, ko?". Dalem hati gua, "baru mau mindahin, eh, ada sukarelawan. Asik, hehehe.". Dengan hati riang gembira senang hatiku turun panas demamku kini aku bermain dengan riang, gua jawab aja, "iya", terus ngeloyor (baca:kabur) ke depan.

Nah, sekarang gua bener-bener mau bagi tips buat lo lo lo dan lo pada, ga kaya tadi, malah curhat. Nih tipsnya :

1) Pindahkan pernak pernik kamar secara berkala, misalnya 3 bulan sekali. Tapi yang memungkinkan ya, misalnya ranjang, lemari, jangan pintu atau jendela. Nanti gua yang diomelin bokap lu.

2) Rapihin total kamar seminggu sekali. Khususnya buat cowo, pasti kamarnya berantakan. Usahakan seminggu sekali di beresin kamarnya, sampah yang ga berguna di buang-buangin, benda" di taro pada tempatnya, buku-buku diberesin, pasti bakal kerasa suasana baru, rasa yang lebih fressssssssssssssssssssssshhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh. Nyantai bang.

3) Tambahin peretelan-peretelan (baca: apa ya bahasa laennya? pada ngerti kan?) yang bikin lo nyaman di kamar. Misalnya poster, hasil karya, dll. Bisa juga minta ijin sama mommy sama puppy (oooo.... tragis sekali saudara-saudara), maksudnya papi, (gimana nulisnya?), buat pasang wallpaper.

4) Buang, singkirkan, musnahkan, injek-injek, bakar, ancurin, bantai, jilat, makan barang" yang ga enak dipandang mata. Kertas-kertas bekas, sampah, koruptor, sampah masyarakat, dsb. Buang pada tempatnya, jangan disempil-sempilin ke sudut" kamar, ga akan berakhir bahagia.

5) Bakar dan bangun yang baru. *Not Recommended

Ok, sekian tips pribadi dari gua, semoga bermanfaat, kalo ga bermanfaat yauda, derita lo.
Read More

Screenshot Kilat dengan WMP


Mengambil screenshot dari video nggak semudah mengambil screenshot di desktop Windows. Coba saja anda buka salah satu film dengan Windows Media Player, lalu tekan tombol PrintScreen, terus paste hasil screenshot tadi dengan image editor, misal IrfanView, ACDSee atau Photoshop. Filmnya nggak kelihatan kan ? Hal yg sama terjadi walaupun anda menghentikan (pause/stop) film sebelum menekan tombol printscreen.

Ada beberapa cara yg bisa anda gunakan untuk mengambil screen shot film yg sedang diputar dengan Windows Media Player (WMP).
Hilangkan Setting Overlay (WMP only)
Sejauh ini saya baru mencoba cara ini dengan WMP 9. Pada Menu pilih Tools –> Options –> (tab) Performance –> Advanced. Pada bagian ‘Video Accelaration’, hilangkan tanda centang pada option ‘Use Overlays‘. Klik OK.

Sekarang buka film apapun yg anda suka, mau yg format MPG, AVI, WMV, ASF, 3GP atau FLV terserah aja (untuk contoh di atas, saya membuka file FLV yg dicomot dr Youtube). Begitu film diputar, tekanlah tombol PrintScreen (atau Alt-PrintScreen) seperti biasa. Kalo udah, paste di program image editor.
Cara ini juga bekerja kalo anda menggunakan layar penuh (full screen) untuk menampilkan filmnya.
Tombol Save Capture CTRL-I (WMP & WMP Classic)

Kalo cara di atas nggak berhasil, masih ada cara lain yg lebih praktis. Coba anda buka film dengan WMP atau WMP Classic. Begitu film diputar, tekan tombol CTRL-I. Jendela ‘Save Captured Image‘ akan muncul, dan anda tinggal menyimpan gambar screenshot td. Mudah kan ?

Yg perlu dicatat, cara ini hanya akan mengambil screenshot film tanpa ada jendela atau objek desktop lain yg terlihat. So, yg terekam hanya gambarnya doang.

Masih Gagal ?

Berikut tips dr beberapa sumber di Internet, kalo cara-cara di atas masih gagal.
Untuk WMP, pada menu pilih Tools –> Options –> (tab) Performance. Pada bagian ‘Video Acceleration’, geser slider dari Full ke None. Kalo slider nggak bisa digeser (disable), klik tombol ‘Restore Defaults’ dulu sebelumnya. Setelah itu coba capture lagi screenshotnya.
Untuk WMP Classic, pada menu pilih View –> Options –> Playback –> Output (expand menu). Pada bagian ‘Directshow Video’, ‘RealMedia Video’ dan ‘QuickTime Video’, ganti renderernya ke renderer lain yg nggak ada tanda bintang satu (asterisk). Misal VMR7, VMR9, DirectX 7 atau DirectX9. Kalo udah, coba lagi capture screenshotnya pake cara-cara di atas.
Read More

Cara Mengambil Screenshot Dari Video


Kalau buat screenshot dari monitor, atau dalam bahasa lainnya itu screen-capture, itu mungkin sudah biasa. Tapi bagaimana caranya untuk membuat screenshot dari sebuah video? Apa kita harus pause videonya, lalu kita capture? Oh tentu tidak seperti itu. Disini penulis akan membagian sedikit rahasianya
Adapun bumbu-bumbu yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
  • K-Lite Codec, bisa didownload disini
  • Videonya
  • Garam 2 sdm, ga lah....
Lanjut nyook..
Kalau belum terinstall K-Lite Codec-nya, silahkan di download, kemudian di-install. Bagi yang sudah punya, silahkan cek versinya, kali aja udah agak ketinggalan zaman
Yups, penulis asumsikan Codec-nya sudah terinstall dengan baik. Dan juga sudah mempunyai video yang akan di-capture.
Maka, pertama-tama ialah kita harus open video tersebut dengan Codec tersebut.



Preview Video
Pada menubar, pilih FileSave Thumbnails. Perhatikan gambar berikut agar jelas penjelasannya.



Properties

Warna Merah : Itu pengaturan untuk nama filenya.
Warna Kuning : Itu pengaturan untuk ekstensi gambarnya.
Warna Hijau : Itu pengaturan untuk layoutnya (panjang x lebar)
Warna Biru : Itu pengaturan untuk lebar hasil previewnya. Nah, setelah keempat nilai itu sudah diatur, jelas langkah terakhir adalah klik tombol SAVE :D
Berikut salah satu preview hasilnya :



Preview Hasil
Ehm, pasti mudah dipahami :) Kalau ada pertanyaan, silahkan layangkan kemari ya :)
Agar lebih mudah dipahami lagi, neh ada video tutorialnya, silahkan didownload :
http://www.indowebster.com/Screenshot_Video.html
Read More

Blog Archive